MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Di tengah tuntutan agar perusahaan BUMN tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memperkuat dampak sosial bagi masyarakat sekitar wilayah operasional, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 menyalurkan 35 ekor sapi kurban secara serentak di seluruh wilayah kerjanya pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang diarahkan untuk memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar pelabuhan, sekaligus menjawab kebutuhan warga di tengah meningkatnya tekanan ekonomi rumah tangga.
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, mengatakan Iduladha menjadi momentum penting untuk memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya berfokus pada layanan kepelabuhanan, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui program kurban ini, Pelindo ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya berfokus pada layanan kepelabuhanan, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat. Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan, gotong royong, dan kepedulian yang juga menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan,” ujar Achmad saat menghadiri pemotongan hewan kurban di Kompleks Rumah Dinas Pelindo, Makassar, Rabu (27/5).
Menurut dia, penyaluran hewan kurban juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya di kawasan sekitar pelabuhan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi.
Sementara itu, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, , menyebutkan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini melibatkan seluruh cabang di wilayah Regional 4 dengan distribusi yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.
“Sebanyak 35 ekor sapi kurban disalurkan dan dipotong secara serentak di seluruh cabang Pelindo Regional 4. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Abdul Azis.
Ia menilai, kegiatan tersebut tidak sekadar agenda tahunan perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan, terutama pada momen keagamaan yang memiliki nilai solidaritas tinggi.
Di sisi lain, keterlibatan masyarakat dalam proses distribusi dan pemotongan hewan kurban dinilai menjadi upaya memperkuat rasa kebersamaan antara perusahaan dengan warga sekitar. Pelaksanaan penyembelihan juga dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, serta ketentuan syariat.
Salah seorang penerima manfaat, Sudirman, mengaku bantuan daging kurban dari Pelindo cukup membantu di tengah meningkatnya kebutuhan keluarga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan daging kurban ini. Kami merasakan bahwa Pelindo tidak hanya hadir sebagai perusahaan yang melayani masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang nyata kepada warga sekitar,” ujarnya.
Program kurban serentak tersebut sekaligus menjadi cerminan pendekatan perusahaan dalam memperkuat legitimasi sosial di wilayah operasional, di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap kontribusi BUMN yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga membawa dampak sosial yang terukur bagi masyarakat.
