MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Situasi keamanan di wilayah Makassar Raya dinilai mulai membaik setelah aparat kepolisian gencar melakukan operasi dan penindakan terhadap geng motor serta pelaku kejahatan jalanan.
Kondisi tersebut mendapat apresiasi dari Aktivis Difabel Sulawesi Selatan, Rahman Daeng Gusdur, yang mengaku masyarakat kini perlahan kembali merasakan ketenangan saat beraktivitas.
Rahman menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro beserta jajaran Polda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana bersama seluruh personel Polrestabes Makassar atas langkah tegas yang dilakukan dalam memberantas aksi geng motor dan begal.
“Kami masyarakat Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akhirnya bisa bernapas lega. Selama berbulan-bulan kami hidup dalam ketakutan, kegelisahan, dan teror akibat ulah geng motor yang merajalela di jalanan. Sekarang rasa aman mulai kembali dan masyarakat bisa beraktivitas lebih tenang,” ujar Rahman Daeng Gusdur, Rabu (27/5/2026).
Menurut Rahman, langkah aparat kepolisian sejauh ini sudah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meskipun masih terdapat kelompok tertentu yang mencoba melakukan aksi kriminalitas.
“Harus diakui masih ada sisa-sisa kelompok yang berusaha beraksi. Namun, tindakan yang dilakukan kepolisian sudah sangat berarti dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia berharap penindakan terhadap geng motor dan kejahatan jalanan tidak hanya dilakukan ketika situasi memanas, melainkan menjadi agenda rutin yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Kami berharap penindakan ini jangan seperti pemadam kebakaran, yang baru bergerak setelah kejahatan terjadi. Patroli harus diperketat di setiap titik rawan dan dilakukan terus-menerus agar geng motor maupun begal tidak punya ruang berkembang lagi,” tegasnya.
Selain itu, Rahman juga meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan Pemerintah Kabupaten Maros ikut terlibat aktif dalam menyelesaikan persoalan sosial yang menjadi pemicu munculnya geng motor.
“Masalah ini bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama semua pihak. Pemerintah daerah juga harus hadir memberikan pembinaan dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat, termasuk kaum difabel yang sangat membutuhkan keamanan di jalanan,” ujarnya.
Diketahui, langkah tegas aparat kepolisian tersebut disampaikan dalam konferensi pers pengungkapan kasus jaringan geng motor dan kejahatan jalanan yang dipimpin langsung Kapolda Sulsel pada Selasa, 26 Mei 2026 di Aula Polrestabes Makassar. Sebelumnya, pengungkapan kasus serupa juga dilakukan pada 12 Mei 2026 di lokasi yang sama.
Di akhir pernyataannya, Rahman kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat kepolisian yang dinilai telah bekerja keras menjaga keamanan wilayah Sulawesi Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan pengorbanan seluruh jajaran kepolisian. Semoga selalu diberikan kekuatan, keselamatan, dan kesuksesan dalam menjaga wilayah kita tetap aman, damai, dan tertib,” tutupnya.
