SMARTMAKASSAR.COM, BONE — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bone sekaligus menyerahkan bantuan kedaruratan dan santunan kepada warga terdampak di Posko Utama Kelurahan Panyula, Sabtu (9/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan sosial berupa 500 paket sembako serta bantuan kedaruratan senilai Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bone untuk mendukung penanganan pascabanjir dan proses pemulihan wilayah terdampak.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis malam (7/5/2026). Sedikitnya tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat.
Andi Sudirman hadir didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasludin. Ia menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menyebabkan korban jiwa tersebut serta memastikan pemerintah hadir membantu masyarakat.
“Hari ini kita melihat langsung lokasi bencana banjir dan juga tentu menyampaikan duka mendalam kepada dua korban jiwa sekaligus memberikan bantuan santunan dukungan untuk meringankan beban keluarga korban,” ujar Andi Sudirman.
Ia mengatakan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak banjir, khususnya pada tahap pemulihan atau recovery di sejumlah wilayah yang sebelumnya terendam.
“Kemudian kami juga memberikan bantuan kedaruratan kepada Pemkab Bone senilai Rp1 miliar untuk tanggap bencana karena ada beberapa kecamatan bekas banjir terutama bagian recovery,” katanya.
Selain menyerahkan bantuan, Gubernur Sulsel juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan saling menguatkan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan saling mendoakan, bahwa dari lokasi bencana tetap sabar mudah-mudahan ada hikmah dari musibah ini,” tuturnya.
Diketahui, banjir di Kabupaten Bone mengakibatkan dua korban jiwa, masing-masing seorang perempuan lanjut usia dan seorang anak laki-laki berusia enam tahun.
Hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur wilayah Kota Watampone pada Kamis malam dan menyebabkan banjir merendam sejumlah kawasan pada Jumat pagi (8/5/2026), di antaranya Kelurahan Panyula, Biru, Masumpu, Toro, hingga Bajoe di Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 67 warga telah dievakuasi dari tujuh titik terdampak banjir di Kota Watampone, meliputi Kelurahan Panyula, Biru, Masumpu, Toro, Bajoe, Jalan Sambaloge Baru, dan Jalan Yos Sudarso.
