SMARTMAKASSAR.COM, GORONTALO – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo guna memastikan stabilitas pasokan energi sekaligus optimalisasi tata kelola Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam audiensi antara jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Kantor Gubernur Gorontalo, belum lama ini.
Pertemuan yang dipimpin Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, itu membahas dua fokus utama, yakni stabilitas pasokan energi bagi masyarakat serta kontribusi sektor energi terhadap pendapatan daerah melalui PBBKB.
Dalam audiensi tersebut, Pertamina menegaskan komitmennya terhadap transparansi data penyaluran BBM sebagai dasar perhitungan pajak daerah. Sinkronisasi data serta penguatan koordinasi teknis dengan pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan tata kelola PBBKB berjalan akurat dan akuntabel.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyambut baik penguatan koordinasi tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina penting untuk menjaga stabilitas energi sekaligus mengoptimalkan kontribusi sektor BBM terhadap pendapatan daerah.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina penting untuk menjaga stabilitas energi sekaligus memastikan kontribusi sektor BBM terhadap pendapatan daerah berjalan optimal. Transparansi dan komunikasi yang baik harus terus dijaga,” ujar Gusnar.
Dari sisi operasional, Pertamina juga memaparkan proyeksi peningkatan konsumsi energi selama Ramadan dan Idulfitri, termasuk strategi penguatan stok BBM dan LPG, peningkatan suplai ke SPBU dan pangkalan, serta pengaktifan Satuan Tugas Ramadan–Idulfitri.
EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan distribusi energi tetap lancar selama periode Ramadan hingga Lebaran.
“Kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri sudah kami proyeksikan. Stok dalam kondisi aman, distribusi kami perkuat, dan pengawasan dilakukan lebih intensif,” kata Deny.
Ia menambahkan, Pertamina juga siap mendukung optimalisasi PBBKB melalui tata kelola distribusi yang transparan dan terukur.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan audiensi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan strategis dengan pemerintah daerah.
“Ketersediaan energi dan tata kelola yang akuntabel berjalan beriringan. Kolaborasi seperti ini memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap prima sekaligus memberikan dampak positif bagi daerah,” ujar Lilik.
Melalui sinergi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan komitmen untuk menjaga keandalan pasokan energi, memperkuat tata kelola distribusi yang transparan, serta mendukung stabilitas ekonomi daerah selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
