SMARTMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi UPTB Pendapatan Wilayah Makassar I dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan di Balaikota Makassar, Rabu (2/4/2026).
Pertemuan ini difokuskan pada upaya optimalisasi pemungutan opsen pajak daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala UPTB Pendapatan Wilayah Makassar I Bapenda Sulsel, Luth Perkasa, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong peningkatan penerimaan pajak.
Menurutnya, kontribusi opsen pajak kendaraan bermotor di Makassar ditargetkan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mencapai target tersebut, sejumlah strategi disiapkan, mulai dari penambahan gerai layanan Samsat, dukungan kendaraan operasional, hingga penguatan kerja sama dalam hal akomodasi.
“Untuk mendukung program multiyears Pemerintah Provinsi, kami diminta mempercepat peningkatan penerimaan pajak. Karena itu, kami berharap dukungan dan koordinasi agar pendapatan bisa meningkat signifikan,” ujar Luth.
Menanggapi hal tersebut, Munafri Arifuddin menyatakan komitmennya mendukung berbagai program Pemerintah Provinsi. Namun demikian, ia menekankan bahwa peningkatan kepatuhan pajak tidak hanya melalui sosialisasi, tetapi juga harus diperkuat lewat sistem, regulasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Ia menilai, upaya peningkatan kesadaran wajib pajak perlu didukung langkah yang lebih terukur agar masyarakat terdorong memenuhi kewajibannya. Selain itu, kualitas layanan gerai pajak juga perlu ditingkatkan agar lebih representatif dan mudah diakses.
Dari sisi pemerintah kota, Munafri juga berkomitmen melakukan penataan administrasi kendaraan dinas secara lebih tertib dan transparan.
“Kolaborasi yang kuat dan data yang akurat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan penerimaan daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti potensi besar dari pajak kendaraan roda dua yang dinilai masih belum tergarap maksimal. Ia mendorong pendataan yang lebih akurat, termasuk melalui kerja sama dengan dealer maupun agen pemegang merek.
Wali kota yang akrab disapa Appi itu juga menekankan pentingnya sinkronisasi data antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi agar kebijakan yang diambil lebih efektif dan tidak tumpang tindih di lapangan.
“Sinkronisasi data ini akan membuat kita jauh lebih efisien dalam bertindak. Tinggal bagaimana kita membagi dan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada,” pungkasnya.
Ke depan, Munafri berharap sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat semakin kuat dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
