MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM — Persoalan keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan di pelabuhan menjadi sorotan utama Komisi V DPR RI dalam Kunjungan Kerja Spesifik ke Pelabuhan Makassar, Jumat (18/9/2026).
DPR menilai tiga aspek tersebut mendesak untuk terus dievaluasi mengingat pelabuhan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, yang memimpin rombongan bersama Anggota Komisi V Hamka B. Kady, menegaskan keselamatan dan keamanan di pelabuhan tidak dapat ditawar.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan juga harus berjalan beriringan agar aktivitas kepelabuhanan berlangsung aman, tertib, dan efisien.
“Keselamatan dan keamanan tidak dapat ditawar. Pada saat yang sama, kualitas pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan,” kata Andi Iwan saat pertemuan di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Manajemen Risiko PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/Pelindo Boy Robyanto, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis, Direktur Kepelabuhanan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Muhammad Anto Julianto, serta perwakilan instansi pemerintah dan BUMN terkait.
Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap sektor infrastruktur dan transportasi, sekaligus forum evaluasi kesiapan sarana-prasarana dan penerapan standar keselamatan di lapangan.
Menanggapi hal ini, pihak Kementerian Perhubungan menyatakan terus mendorong peningkatan standar di seluruh pelabuhan nasional. Muhammad Anto Julianto menjelaskan bahwa perbaikan layanan harus menyeluruh, mencakup kesiapan fasilitas, kompetensi SDM, hingga prosedur operasional.
“Pelabuhan memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi dan logistik. Karena itu, seluruh aspek operasional harus memenuhi standar yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko Pelindo Boy Robyanto memastikan perusahaan terus melakukan evaluasi dan mitigasi risiko operasional, termasuk penguatan fasilitas dan prosedur kerja.
Ia menyebut agenda ini sejalan dengan strategi Danantara Indonesia dalam menjaga kelancaran arus logistik nasional.
Usai pertemuan, rombongan Komisi V meninjau langsung Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar untuk melihat kondisi fasilitas yang disediakan bagi pengguna jasa.
