MAKASSAR, SMARTMAKASSAR.COM – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan terus bergerak memasuki tahap pendataan lapangan. Sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menerima kunjungan tim Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan dan turut menjadi responden dalam kegiatan sensus yang dilakukan secara langsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (17/6/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Kepala BPS Sulawesi Selatan, Aryanto, bersama tim lapangan Sensus Ekonomi 2026 yang saat ini tengah melakukan pendataan door to door terhadap berbagai pelaku usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menegaskan pentingnya Sensus Ekonomi sebagai instrumen untuk menghasilkan data yang akurat dan komprehensif guna mendukung penyusunan kebijakan pembangunan di masa mendatang.
Menurutnya, data yang dihimpun melalui sensus akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam memahami kondisi ekonomi masyarakat serta perkembangan berbagai sektor usaha yang ada di Sulawesi Selatan.
“Sensus ekonomi ini akan sangat bermanfaat bagi kebijakan kita ke depan, termasuk untuk mengetahui kondisi masyarakat dan perkembangan aktivitas ekonomi yang ada. Data yang akurat akan menjadi dasar dalam mengambil keputusan yang tepat untuk pembangunan daerah maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andi Sudirman.
Ia menambahkan, hasil sensus nantinya dapat dimanfaatkan sebagai rujukan dalam merancang berbagai program pembangunan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan sektor usaha di daerah.
Karena itu, Gubernur Sulsel mengajak seluruh masyarakat, pelaku UMKM, pengusaha, dan pelaku usaha lainnya untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus.
“Mari kita dukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang valid dan lengkap kepada petugas. Data yang dihasilkan akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan ekonomi dan kemajuan Sulawesi Selatan yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPS Sulawesi Selatan, Aryanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Aryanto, keterlibatan langsung Gubernur Sulsel sebagai responden menjadi contoh positif yang diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan data yang akurat dan terpercaya.
“Mudah-mudahan support dari Bapak Gubernur langsung melalui ajakan dan imbauan, harapan kami sensus ekonomi mencapai tujuan bagaimana melihat berbagai macam karakteristik usaha masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan karakteristik usaha di Sulawesi Selatan, sehingga dapat menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Melalui dukungan berbagai pihak, BPS Sulsel optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
